
Kepala Kantor Kemenag Kota Binjai, Dr H Mustapid, MA, menyerahkan hadiah kepada Tim A2 yang menjuarai turnamen PB Kemenag Binjai 2026, Minggu (16/8/2026).
BINJAILANGKATTODAY.COM/BINJAI
Setelah berlangsung selama 10 hari dengan persaingan sengit dan penuh sportivitas, Turnamen Beregu Bulutangkis PB Kementerian Agama (Kemenag) Kota Binjai 2026 resmi berakhir.
Tim A2 yang dinahkodai Luis cs keluar sebagai kampiun setelah melewati rangkaian pertandingan yang berlangsung ketat. Sementara Tim B1 yang dipimpin Deva cs harus puas sebagai runner-up, sedangkan Tim B4 di bawah komando Madi cs menempati posisi ketiga.
Penutupan turnamen berlangsung meriah di Lapangan Bulutangkis Gelora Bung Manan, Kota Binjai, Minggu (16/8/2026) malam. Kepala Kantor Kemenag Kota Binjai, Dr H Mustapid, MA, secara langsung menutup turnamen sekaligus menyerahkan piala, medali dan uang pembinaan kepada para pemenang.
Sebagai juara pertama, Tim A2 berhak membawa pulang piala dan medali serta uang pembinaan sebesar Rp3 juta. Juara kedua menerima Rp2,5 juta, sementara juara ketiga memperoleh Rp1,5 juta.
Dalam sambutannya, Mustapid menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan turnamen tersebut.
Ia juga berpesan kepada tim yang belum berhasil menjadi juara agar tidak patah semangat. Kekalahan, menurutnya, harus dijadikan bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk tampil lebih baik pada turnamen berikutnya.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta serta panitia yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat kebersamaan dan sportivitas,” ujar Mustapid.
Lebih dari sekadar kompetisi, Mustapid menilai turnamen tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Ia pun mengajak masyarakat maupun pecinta bulutangkis untuk memanfaatkan Lapangan Bulutangkis PB Kemenag Binjai sebagai tempat berolahraga dan berlatih.
“Saya berharap setiap malam ada yang datang latihan di sini agar suasana kantor juga semakin ramai. Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dan sponsor yang telah menyukseskan turnamen ini,” katanya.
*Diikuti 80 Peserta dari Beragam Latar Belakang*
Sementara itu, Ketua Pembina Olahraga PB Kemenag Binjai, H Jafar Siddiq atau yang akrab disapa Ustad Jefri, mengungkapkan turnamen tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 80 peserta ambil bagian dan dibagi ke dalam delapan tim. Menariknya, para peserta datang dari berbagai latar belakang profesi, usia hingga agama.
Menurut Ustad Jefri, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan utama turnamen. Lapangan bulutangkis tidak hanya menjadi tempat berkompetisi, tetapi juga ruang untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan.
“Turnamen ini memberi pesan dan motivasi tentang kebersamaan. Pada prinsipnya kami ingin turnamen seperti ini terus ada sehingga menjadi ajang menguji kemampuan bagi kita yang selama ini rutin berlatih di PB Kemenag Binjai,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia, wasit dan lesmen yang telah bekerja keras sehingga seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan baik, tertib dan sukses.
Ustad Jefri berharap semangat yang terbangun selama turnamen tidak berhenti setelah pertandingan berakhir.
“Mari tetap berolahraga agar sehat, menjaga kebersamaan dan terus memupuk semangat persatuan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” pungkasnya.
Penutupan turnamen turut dihadiri Kepala Tata Usaha H Armaya Azmi, pengurus panitia Zulham SAg, Ustadz H Ibnu Jarot Jauhari MPd, para tokoh masyarakat, peserta serta tamu undangan.
Dari lapangan bulutangkis, semangat kompetisi akhirnya bermuara pada satu pesan: menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi juara. (Red)

0 Komentar