Pastikan Renovasi Rumah Korban Banjir Berjalan Lancar, Plt. Bupati Tiorita: Jangan Percaya Oknum yang Minta Imbalan

BINJAILANGKATTODAY.COM || Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., meninjau langsung proses perbaikan rumah masyarakat penerima bantuan stimulan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Langkat pada 2025.

Peninjauan tersebut berlangsung di Kecamatan Pangkalan Susu, Kamis (1/10), sebagai bentuk perhatian sekaligus upaya Pemerintah Kabupaten Langkat memastikan bantuan stimulan dari Pemerintah Pusat benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan pengerjaan rumah berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana.

Di Kecamatan Pangkalan Susu, terdapat sebanyak 66 rumah masyarakat yang telah masuk dalam proses perbaikan melalui program bantuan stimulan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 rumah merupakan kategori rusak ringan dan 25 rumah kategori rusak sedang.

Dalam peninjauan tersebut, Tiorita mengawali kunjungannya ke rumah M. Arifin Samsudin, warga Dusun IV, Desa Sei Siur, yang menerima bantuan stimulan untuk kategori rumah rusak ringan. Tiorita melihat langsung kondisi rumah sekaligus proses pengerjaan yang tengah berlangsung.

“Alhamdulillah, sudah berjalan pengerjaannya. Semoga bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat ini bisa bermanfaat ya, Pak,” ujar Tiorita kepada Arifin.

M. Arifin Samsudin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Langkat dan Pemerintah Pusat atas bantuan yang telah diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu keluarganya dalam memperbaiki kondisi rumah setelah terdampak bencana.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati dan Bapak Presiden. Kami sangat bersyukur bisa menerima bantuan ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ungkap Arifin.

Selanjutnya, Tiorita meninjau rumah Juli Mari dan Amsorikin di Desa Sei Siur yang sama-sama menerima bantuan stimulan kategori rusak ringan. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke rumah Rusli di Kelurahan Beras Basah, Lingkungan I, yang menerima bantuan stimulan untuk kategori rumah rusak sedang.

Dalam kesempatan tersebut, Tiorita menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat terus mendorong proses verifikasi dan pengawasan agar bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Tiorita juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan pribadi, kelompok maupun oknum tertentu dan menjanjikan dapat mengurus bantuan dengan meminta imbalan.

“Saya sampaikan secara tegas, jangan mempercayai informasi yang muncul di tengah masyarakat mengatasnamakan pribadi, kelompok atau oknum yang meminta imbalan untuk mengurus bantuan tersebut,” tegasnya.

Tiorita berharap seluruh proses perbaikan rumah penerima bantuan dapat dilaksanakan dan diselesaikan secepatnya, sehingga masyarakat yang terdampak bencana banjir pada 2025 dapat segera kembali menempati rumah yang lebih layak dan merasakan manfaat bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, perbaikan rumah masyarakat korban banjir Kabupaten Langkat tahun 2025 di Pangkalan Susu sudah berjalan, direnovasi dan dikerjakan. Kami akan terus memantau dan mengawasi jalannya bantuan tersebut. Ini sebagai bentuk kehadiran Pemerintah Kabupaten Langkat untuk selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kami,” ujar Tiorita.

Ia menambahkan, pengawasan di lapangan penting dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjaga agar bantuan Pemerintah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Pastikan Pemulihan Warga dan Layanan Kesehatan Pulau Kampai Berjalan

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., juga bertemu dengan masyarakat Desa Pulau Kampai Kecamatan Pangkalan Susu yang menerima bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Langkat pada 2025 lalu.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Camat Pangkalan Susu. Tercatat sebanyak 84 rumah menerima bantuan stimulan berdasarkan tingkat kerusakannya, terdiri atas 41 rumah rusak ringan, 25 rumah rusak sedang, dan 18 rumah rusak berat.

Selain memastikan bantuan pemulihan rumah masyarakat berjalan sesuai peruntukannya, Pemerintah Kabupaten Langkat juga terus memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat Pangkalan Susu, termasuk sektor kesehatan. Salah satunya melalui pembangunan Puskesmas Rawat Inap di Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu.

Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dengan sumber pembiayaan dari DBH Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp2.5 Milyar.

Pembangunan tersebut diharapkan menghasilkan fasilitas pelayanan kesehatan rawat inap yang dapat mendukung peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Desa Pulau Kampai dan wilayah sekitarnya.

Tiorita mengatakan, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan rumah masyarakat yang rusak, tetapi juga perlu diikuti dengan penguatan berbagai pelayanan dasar agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara lebih baik.

Dalam kesempatan itu, Tiorita menyampaikan bahwa penyaluran bantuan stimulan rumah rusak dilakukan melalui tahapan pendataan, verifikasi dan validasi untuk memastikan data penerima sesuai dengan kondisi kerusakan di lapangan.

Mekanisme pengusulan bantuan diawali dari pelaporan rumah rusak oleh Pemerintah Desa atau kelurahan kepada kecamatan. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat untuk dilakukan verifikasi dan validasi lapangan.

Hasil verifikasi dan validasi selanjutnya ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Langkat untuk kemudian disampaikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah pusat sebagai bagian dari proses pengajuan bantuan stimulan.

Tiorita mengatakan, masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi tidak menghadapi dampak bencana tersebut seorang diri. Pemerintah Kabupaten Langkat, kata dia, terus berupaya membantu meringankan beban masyarakat melalui penanganan dan dukungan pemulihan pascabencana.

“Kami hadir di tengah masyarakat membantu meringankan beban yang kalian rasakan,” ujar Tiorita.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak yang mengatasnamakan pribadi, kelompok maupun oknum tertentu dan menawarkan jasa mengurus bantuan dengan meminta imbalan.

“Saya sampaikan secara tegas, jangan percaya informasi yang meminta imbalan untuk mengurus bantuan tersebut,” tegasnya.

Tiorita berharap bantuan yang telah diterima dapat digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana.

“Rumah adalah istana kita. Gunakan bantuan ini dengan sebaik mungkin untuk memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan,” pesannya.

Terkait pembangunan Puskesmas Rawat Inap Desa Pulau Kampai, Tiorita menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan, tepat waktu, serta memperhatikan mutu dan kualitas bangunan. Ia berharap fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang kita bangun harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pekerjaan harus dilaksanakan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Camat Pangkalan Susu Jamilah, S.Sos., menyampaikan terima kasih kepada Plt. Bupati Langkat dan Pemerintah Kabupaten Langkat atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Ini bukti nyata bahwa Pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Semoga Ibu Bupati sehat selalu dalam memimpin Kabupaten Langkat lebih baik lagi ke depannya,” ucap Jamilah.

Perwakilan masyarakat penerima bantuan, M. Yunus, warga Desa Pulau Kampai, juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan tersebut bermanfaat bagi masyarakat dalam memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan.

“Ini sangat bermanfaat, Bu, untuk kami. Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Pemerintah Kabupaten Langkat dan Pemerintah Pusat yang telah membantu kami,” ungkap Yunus.

Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Desa Pulau Kampai menjadi salah satu bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Langkat dalam memperluas dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan. Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan memadai.

Turut hadir masyarakat penerima bantuan rumah terdampak bencana hidrometeorologi Kabupaten Langkat 2025, Kepala Perangkat Daerah di jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat, Forkopimcam Kecamatan Pangkalan Susu, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Pangkalan Susu, dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pangkalan Susu. (RED)

Keterangan Foto : Peninjauan proses perbaikan rumah masyarakat penerima bantuan stimulan rumah rusak, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti bersama jajarannya dan masyarakat melakukan sesi foto bersama di Aula Kantor Camat Pangkalan Susu. (Dok : Diskominfo Langkat)

Posting Komentar

0 Komentar