Lemhannas Goes To Campus, Membangun Kedaulatan Hukum Dan Kemandirian Ekonomi Indonesia


BLT.COM, BINJAI, SUMUT
| Kampus Institut Syekh Abdul Halim Hasan (INSAN) kota Binjai menjadi lokasi perdana di Sumatera Utara pada tahun 2026 yang dikunjungi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia (RI), dalam pelaksanaan kegiatan Lemhannas Goes To Campus dengan mengangkat Tema 'Hukum dan Ekonomi dalam perspektif ketahanan Nasional : Membangun Kedaulatan Hukum dan Kemandirian Ekonomi Indonesia', bertempat di lapangan kampus INSAN kota Binjai, jalan IR. H. Juanda No.5, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Jum'at (30/01/2026).

Kedatangan Gubernur Lemhannas RI Dr. H. Tubagus Ace Hasan Syadzily M.Si., didampingi Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah M.A.P., dan Sestama Lemhannas RI Komjen Pol. R. Z. Panca Putra Simanjuntak M.Si., beserta rombongan disambut baik oleh Ketua Yayasan Institut Syekh Ali Hasan Hj. Putri Susi Melani Daulay S.E., beserta jajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan tentang ketahanan nasional, kepemimpinan, serta tantangan kontemporer seperti disinformasi dan polarisasi sosial kepada mahasiswa/i INSAN kota Binjai.

Untuk diketahui, Lemhanas Goes to Campus adalah program mahasiswa dan generasi muda, memberikan pembelajaran langsung di kampus, tanpa harus ke Jakarta. Ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa INSAN Kota Binjai untuk memahami peran mereka dalam menjaga kedaulatan negara dan menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing.

Program ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan pengetahuan mahasiswa tentang isu-isu strategis nasional, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan bangsa. Acara dimulai dengan Pembacaan Ayat Suci Al-qur'an oleh Sindia Putri Bahagia, dilanjutkan dengan Pembacaan Doa yang dipimpin oleh Dr. Khairul Mufti Rambe S.H.I., M.H.I., kemudian seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan Mars INSAN.






Turut hadir Plt. Deputi PPNK Mayjend TNI Raden Jaenudin Selamet S.E., Dir Sosmed Kedeputian PPNK Lemhannas RI Brigjend Pol Syahril, Tenaga Ahli Pengajar Lemhanas RI Kolonel Dwi Yunanto, Tenaga Ahli Pengkaji Lemhanas RI Marsda TNI Purn Andi Heruwahyudi, Irjen Pol Sunarwan Sumirat, Brigjend Pol Cornelius Wisnu Adji Pamungkas S.I.K., M.H., dan Kedeputian PPNK Lemhannas RI Kolonel Antonius.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumut yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Sumut, Ketua Dewan Pembina INSAN Binjai Afril Djolianti S.E., Rektor INSAN Binjai Prof. Dr. Muhammad Ramadhan M.A., Ketua SPI INSAN Binjai Ulfah Achdar S.E., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai Joko Waskitono, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga kota Binjai H. Iwan Setiawan S.E., M.Pd., Kepala Badan Kesbangpol Binjai Drs. Ruslianto M.Pd., Plt. Kepala Dinas Pendidikan Binjai Sofyan Sahputra S.STP., M.AP., Wakil Rektor I Rabitah Hanum Hasibuan M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Syahrul Kholid M.Pd.I., Wakil Rektor III Dr. Muhammad Nur Iqbal M.H.I., para Dekan, Ketua Senat, para Dewan Senat, Insan Pers, para Dosen, serta Mahasiswa INSAN Binjai.

Rektor INSAN Binjai, Prof. Dr. Muhammad Ramadhan M.A., dalam sambutannya mengatakan bahwa hari ini kita kedatangan tamu istimewa yang paling kita hormati, yang paling berperan memegang ketahanan negara kita, yang juga memadukan konsep agama dan ketahanan nasional. Untuk itu nanti sama-sama kita dengarkan paparan dari Bapak Gubernur Lemhannas yang akan memberikan pencerahan kepada kita semua.

"Mahasiswa kami di sini ada 4.548 orang, kampus ini dulunya didirikan dan dirintis oleh seorang Ulama Binjai yakni Syekh Abdul Halim Hasan yang juga merupakan tokoh  proklamator Republik Indonesia di Binjai dan Langkat, lalu Diteruskan oleh Putra beliau Bapak Haji Amru Daulay yang hari ini namanya kita nobatkan menjadi Aula Amru Daulay, dan nanti kami bermohon kepada bapak agar bisa meresmikannya sekaligus menandatangani prasasti almarhum. Kemudian, kampus ini dilanjutkan oleh putra-putri beliau yang sekaligus juga sahabatnya Gubernur Lemhannas Bapak Neil Iskandar Daulay," jelasnya.

Rektor INSAN Binjai juga memberikan motivasi dan dukungan terhadap mahasiswa, dengan kegiatan ini kita berharap akan ada perubahan untuk langkah kedepan yang sangat baik untuk Mahasiswa/i di Institut Syech Abdul Halim Hasan Kota Binjai dan siap membangun serta membawa nama baik Kota Binjai nantinya.

"Pak Walikota mana tahu ada para pegawai-pegawai di Binjai yang ingin melanjutkan kuliah S2 mohon dukungannya, kampus ini kami harapkan maju ke depannya, dan saya dititip oleh ibu ketua Yayasan agar membawa kampus ini menjadi Universitas, dengan coba menerapkan dan mengambil kebijakan di tahun 2026 digitalisasi adalah harga mati di kampus ini," harapnya.

Karena dari tahun 2023 kita sudah merubah menjadi Institut, mungkin di tahun 2026 ini kita akan menuju ke Universitas. Kami mohon doa dan dukungan bapak-bapak sekalian terutama kepada mahasiswa, agar kampus ini bisa membawa nama baik kota Binjai.

"Bukan hanya menjadi Kampus kebanggaan Binjai, bukan juga hanya menjadi Kampus kebanggaan Sumatera Utara, tetapi Kami mau membawa kampus ini menjadi kebanggaan nasional. Karena itulah kami berusaha sekuat tenaga akan mendatangkan tokoh-tokoh nasional ke kampus ini, agar adik-adik semua tetap semangat. Untuk itu, mari kita sama-sama mendengarkan apa yang disampaikan Pak Gubernur Lemhannas sebentar lagi," tutup Rektor.






Sementara itu dalam pemaparannya, Dr. H. Tubagus Ace Hasan Syadzily M.Si., menegaskan bahwa kunjungan Lemhannas RI ke Institusi pendidikan bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat pemahaman generasi muda mengenai ketahanan nasional serta posisi Indonesia dalam dinamika global.

Ia menekankan bahwa bonus demografi yang sedang dialami Indonesia merupakan fase transisi yang sangat menentukan. Menurutnya, masa depan bangsa apakah akan menjadi negara maju atau justru tertinggal sangat bergantung pada kualitas dan peran aktif generasi muda saat ini.

Selain itu, Ace Hasan juga menyoroti peran penting perguruan tinggi sebagai motor penggerak literasi geopolitik. Mahasiswa diingatkan bahwa Indonesia tidak hidup dalam ruang hampa, melainkan menjadi bagian dari tatanan global, sehingga setiap dinamika internasional akan berdampak langsung terhadap kondisi nasional. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak civitas akademika untuk meneladani semangat kebangsaan para pendiri bangsa, termasuk tokoh besar Syekh Abdul Halim Hasan Binjai, serta memperkuat rasa cinta tanah air di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

"Kita patut bersyukur kepada Allah SWT bahwa bangsa kita dianugerahi kekayaan yang tidak dimiliki bangsa lain. Itulah mengapa dari dulu hingga sekarang, Indonesia selalu menjadi pusat perhatian dunia," ujarnya.

"Melalui penguatan kesadaran geopolitik ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami posisi strategis Indonesia serta berperan aktif dalam menjaga kedaulatan dan memajukan bangsa," pungkasnya.

Ditempat yang sama, Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah M.AP., ketika diwawancarai di sela-sela kegiatan oleh Awak Media menekankan bahwa pemaparan mengenai Asta Gatra, yang meliputi aspek geografi, demografi, sumber daya alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan, sangat relevan dalam memperkuat ketahanan daerah di tengah tantangan geopolitik dan disrupsi teknologi.

Wali Kota Binjai juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Binjai untuk terus bersinergi dengan lembaga strategis nasional seperti Lemhannas RI dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berintegritas. (IPR__RED)




Keterangan Foto : Gubernur Lemhannas RI beserta rombongan datang ke kampus INSAN kota Binjai dalam rangka program Lemhannas Goes To Campus, dalam kesempatan ini juga dilakukan peresmian Aula Amru Daulay. Kegiatan berlangsung khidmat dan sukses, Jum'at (30/01/2026). (Dok : Diskominfo Binjai)

Posting Komentar

0 Komentar