BLT.COM, BINJAI, SUMUT | Musrenbang Kecamatan Binjai Kota fokus sinkronisasi pembangunan dan penguatan ekonomi. Dalam hal ini, Camat Binjai Kota, Juanda Sukma, ST. M.Tr.AP secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Binjai Kota Tahun 2026 di Aula Kecamatan Binjai Kota, Rabu (04/01/2026).
Dalam sambutannya, Juanda menegaskan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan memiliki peran strategis karena menjadi tahapan penting dalam menyelaraskan hasil musrenbang kelurahan dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, forum ini bukan sekadar tempat menghimpun usulan, tetapi juga ruang untuk memilah, memprioritaskan, dan menyepakati program pembangunan lintas kelurahan yang berdampak luas bagi masyarakat Kecamatan Binjai Kota.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan visi Wali Kota Binjai, yaitu Mewujudkan Binjai yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Juanda.
Ia menambahkan, visi tersebut menuntut perencanaan pembangunan yang terintegrasi, adaptif terhadap berbagai tantangan, serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Juanda juga menyoroti potensi ekonomi Kecamatan Binjai Kota yang dinilai sangat signifikan. Ia menyebut, perputaran ekonomi di wilayah ini merupakan yang tertinggi dibandingkan kecamatan lain di Kota Binjai. Kondisi tersebut menjadi modal besar untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta pengembangan sektor perdagangan, jasa, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Melalui Musrenbang ini, ia berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan konstruktif, menyusun usulan yang realistis, serta memperhatikan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. “Mari kita bangun sinergi dan komitmen bersama agar program yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, turut dibahas berbagai usulan hasil Musrenbang tingkat kelurahan di Kecamatan Binjai Kota. Beberapa di antaranya meliputi penganggaran kegiatan promosi program dan pembinaan kelompok kegiatan (Poktan) seperti BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluarga Lansia), UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor), PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja), sekolah lansia, dan kelas ayah hebat.
Selain itu, diusulkan pula anggaran operasional bagi kader IMP (Institusi masyarakat Pedesaan)/Poktan untuk meningkatkan kualitas layanan program dan motivasi kerja. Kebutuhan pelatihan teknis bagi kader IMP, Poktan, dan TPK juga menjadi perhatian, terutama untuk meningkatkan kompetensi dalam pelaksanaan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), konseling, serta promosi program kepada masyarakat. Usulan lain mencakup pelatihan pengelolaan sekolah lansia bagi kader BKL, serta pelatihan pengelolaan MBG bagi kader UPPKA dan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Kampung KB.
Kegiatan Musrenbang ini turut dihadiri narasumber Lindung Limbong, S.Sos, Nina Artati, SE, dan Eny Zuhra K, SKM, Anggota DPRD Kota Binjai Arridhan Pranoto, M. Firdaus, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Kementerian Agama, BPBD, Polsek Binjai Kota, perwakilan Danramil 01/BK, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Perumahan dan Permukiman. Hadir pula para Lurah dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Binjai Kota, PKK Kecamatan Binjai Kota.
Musrenbang Kecamatan Binjai Kota tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, partisipatif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (IPR__RED)
Keterangan Foto : Camat Binjai Kota, Juanda Sukma, ST. M.Tr.AP secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Binjai Kota Tahun 2026 di Aula Kecamatan Binjai Kota, Rabu (04/01/2026). (Dok : Diskominfo



0 Komentar