Dalam sambutannya, Ariandi Ayun menegaskan bahwa wisuda tahfiz bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk terus mendalami, mengamalkan, dan menyebarkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Para hafiz dan hafizah diharapkan dapat menjadi teladan di tengah masyarakat, serta mampu mentransfer nilai-nilai Al-Qur’an kepada keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran pengurus yayasan, para guru, karyawan, serta orang tua santri yang telah bersinergi dalam mendidik dan membina generasi Qurani, sehingga Pondok Pesantren Salman Al-Farisi terus menunjukkan eksistensinya dalam dunia pendidikan keagamaan.
Menurutnya, para santri yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz diharapkan tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Ariandi Ayun turut menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-7 Pondok Pesantren Salman Al-Farisi. Ia berharap, di usia yang semakin matang, pondok pesantren ini dapat terus berkembang dalam mencetak sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, berilmu, dan berjiwa pemimpin.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kota Binjai M. Irwan, Pembina Yayasan Baitul Izzah Ustadz M. Alpan Daulay, M.Pd., Ketua Yayasan Ustadz Ruswan Tanjung, penceramah Ustadz Boby Marfansyah Maduwu, S.H., para Kepala Sekolah, serta Tamu Undangan lainnya. (IPR__RED)
Keterangan Foto : Kabag Kesra Setdako Binjai Ariandi Ayun, S.STP., M.H., menghadiri kegiatan Wisuda Tahfiz 30 Juz sekaligus Milad ke-7 Pondok Pesantren Salman Al-Farisi serta peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, yang berlangsung di Yayasan Baitul Izzah, Jalan Gugus Depan, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Jumat (14/02/2026). (Dok : Diskominfo Binjai)
0 Komentar