Konferensi Pers Keberhasilan Ungkap Kasus Begal Sadis, Kapolres Binjai : Jadilah Polisi Untuk Diri Sendiri


BLT.COM, BINJAI, SUMUT
| Kepolisian Resor (Polres Binjai) menggelar konferensi Pers perihal penangkapan dua (2) orang tersangka pelaku kejahatan jalan (begal) sadis di Kecamatan Binjai Barat, yang menyebabkan seorang anak SMA Negeri 5 kota Binjai menjadi korban dan kritis. Masing-masing pelaku berinisial MA (28) warga lingkungan III, Limau Sunde, Binjai Barat, dan IM (22) warga Tanjung Gusta, Medan Helvetia.

Kegiatan tersebut dipimipin langsung oleh Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, di halaman parkiran Mapolres Binjai, yang beralamat di jalan Sultan Hasanuddin Nomor 1, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (13/05/2026) siang. 

Dalam pemaparannya, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., menjelaskan bahwa Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai dibantu Tim Jatanras Poldasu, telah berhasil mengamankan dua tersangka pelaku begal yang sempat viral kemarin.

"Setelah mendapat laporan dari adanya seorang pelajar yang menjadi korban begal usai mengantarkan orangtuanya bekerja, dengan nomor : LP/295/V/2026, tertanggal 11 Mei 2026, Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan," ujar AKBP Mirzal.

Berdasarkan analisis dan digital forensik dan laporan masyarakat, akhirnya tim Cobra Satreskrim Polres Binjai berhasil mengetahui keberadaan para pelaku. Kerja keras personil akhirnya membuahkan hasil. Sehari pasca kejadian, keduanya diamankan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Deli Serdang, sekira pukul 16.00 WIB. 

Sebelumnya para pelaku juga melancarkan aksinya di Jalan Umar Baki, Cengkeh Turi, Binjai Utara pada Kamis (7/5) malam, sekira pukul 19.15 WIB, dengan korbannya seorang wanita asal Gohor, Stabat, Langkat. Namun untuk barang buktinya Sepeda motor korban belum ditemukan karena sudah dijual oleh para pelaku.

Namun pada saat akan diamankan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan, hingga akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki para pelaku begal. Untuk modusnya, memberhentikan para korban lalu merampas sepeda motor dan barang berharga lainnya.

Lebih lanjut, barang bukti yang berhasil diamankan dan disita oleh petugas, diantaranya Sepeda motor, sandal, helm golok, serta Handphone yang dibuang oleh pelaku ke dalam sumur. Barang bukti Sepeda Motor yang digunakan oleh tersangka melancarkan aksinya adalah satu unit Honda Beat. Sedangkan satu unit lagi, yaitu Honda Vario, merupakan milik siswa korban pembegalan di Jalan Sawo lll, Kecamatan Binjai Barat.

"Rencananya Honda Vario adalah milik korban akan dijual dan hasilnya akan mereka bagi berdua. Kedua pelaku juga positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Hal itu terungkap saat dilakukan tes urine usai diamankan dan hasilnya positif," ungkap Kapolres.

Ketika disinggung apakah kedua tersangka memiliki jaringan, Kapolres Binjai menegaskan bahwa pihaknya masih terus mendalaminya. Pada saat kedua pelaku diamankan, tim Cobra Satreskrim Polres Binjai juga berhasil menemukan barang bukti Sepeda Motor jenis Honda Vario yang merupakan milik seorang korban begal pada bulan April lalu.

"Pada tanggal 22 April 2026, seorang warga bernama Rasha juga menjadi korban begal di daerah Tunggurono. Saat itu korban dihadang pelaku dengan menggunakan Kampak hingga akhirnya merelakan sepeda motornya dibawa pelaku,” urai AKBP Mirzal Maulana.




Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Yosia Claudius Peter Siagian, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa beberapa pertanyaan publik terkait foto yang beredar tidak mirip dengan wajah kedua pelaku.

"Kami pastikan foto yang ada di kami itu asli. Namun foto yang beredar di media sosial merupakan hasil editan dari AI," jelasnya.

"Kedua pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan dijerat dengan Pasal 439 ayat 2 huruf c dan b UU nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun," tambah Kasat Reskrim.

Hal senada juga disebutkan oleh orang tua korban (pelajar SMA Negeri 5 Binjai), Erwin Syahputra, bahwa kedua pelaku yang telah ditangkap oleh Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai dibantu dengan Tim Jatanras Polda Sumut adalah benar. Saya sudah bertanya kepada anak saya, dan anak saya mengatakan bahwa kedua pelaku yang sempat bergumul dengannya sewaktu peristiwa pembegalan terjadi.

"Foto yang beredar di medsos tidak benar. Disini saya ingin mengucapkan ribuan terimakasih kepada Kapolres Binjai, Kasat Reskrim, dan Tim Cobra, serta Tim Jatanras Polda Sumut. Berkat kerja kerasnya, sehingga dapat mengungkap kasus pembegalan anak saya dengan sangat cepat," katanya.

Diakhir, sebagai Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Binjai agar terbebas dari kejahatan jalanan. Dengan mengaktifkan kembali Pos Kamling dan meningkatkan kewaspadaan diri terhadap pelaku kejahatan jalanan (kriminal).

"Jadilah Polisi untuk diri sendiri. Dalam waktu dekat juga, pihaknya akan segera menggelar patroli skala besar di wilayah hukum Polres Binjai, bekerjasama dengan unsur TNI dan Pemko Binjai," terang Kapolres.

Kapolres Binjai menyerahkan sepeda motor Honda Vario milik korban bernama Yudha kepada orangtuanya, serta Honda Vario milik Rasha yang menjadi korban begal di Tunggurono. 

"Sepeda motor ini kami serahkan untuk dipinjam pakaikan kepada pemiliknya, untuk keperluan sehari-hari. Namun proses hukum akan tetap berlanjut, bila suatu saat diperlukan, maka harus dihadirkan kembali," pungkas AKBP Mirzal Maulana.

Kegiatan press release tersebut dihadiri oleh Kasi Humas Polres Binjai IPTU Azwir Hidayat S.H., Kasat Lantas Polres Binjai AKP Indra Jansen Girsang S.Pd., M.Psi., para Insan Pers, Guru dari SMA Negeri 5 kota Binjai, dan para personil Polres Binjai.(IPR__RED)




Keterangan Foto : Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana memimpin langsung kegiatan press release keberhasilan pengungkapan kasus kejahatan jalanan (begal) di halaman parkiran Mapolres Binjai. Kedua pelaku dihadirkan dengan menggunakan sebo pada saat sebelum dimasukkan kedalam sel tahanan, Rabu (13/05/2026) siang.

Posting Komentar

0 Komentar