Sambut Tahun Baru Islam, PB Kemenag Binjai Gelar Turnamen Bulutangkis Muharram Cup

PB Kemenag Kota Binjai menggelar Turnamen Bulutangkis Muharram Cup di Lapangan Gelora Bung Manan Kemenag Kota Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Sabtu (13/6/2026) malam.

BINJAILANGKATTODAY.COM/Binjai

Persatuan Bulutangkis Kementerian Agama (PB Kemenag) Kota Binjai kembali menggelar Turnamen Bulutangkis Muharram Cup di Lapangan Gelora Bung Manan Kemenag Kota Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Sabtu (13/6/2026) malam.

Turnamen tahunan tersebut digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada 16 Juni 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi dan kebersamaan para pecinta bulutangkis di Kota Binjai.

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Koordinator Lapangan PB Kemenag Kota Binjai, H. Jafar Siddiq. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Ustad Jefry itu menegaskan bahwa olahraga bukan hanya sarana menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi media memperkuat persaudaraan.

"Harapannya para pemain tetap menjaga kesehatan dengan berolahraga serta mempererat silaturahmi, khususnya bagi yang bermain di PB Kemenag Kota Binjai," ujarnya.

Menurut Jefry, Muharram Cup telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Ia bahkan mengenang pernah meraih gelar juara pada turnamen tersebut saat berpasangan dengan rekannya, Luis.

Ia mengatakan, PB Kemenag Kota Binjai menjadi tempat berkumpulnya berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara, anggota TNI dan Polri, pegawai swasta hingga para pengusaha. Keberagaman itu menjadi kekuatan yang mampu menyatukan semua pihak dalam semangat olahraga dan persaudaraan.

"Anggap saja ini sebagai pemanasan menjelang turnamen Hari Kemerdekaan yang akan digelar pada Agustus mendatang," katanya.

Jefry juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, menang dan kalah merupakan hal yang biasa dalam setiap kompetisi.

"Kalah menang itu biasa. Tapi kalau bisa harus menang, karena kalah itu menyakitkan," ujarnya berseloroh yang disambut tawa para peserta.

Ia menambahkan, kualitas turnamen yang digelar PB Kemenag Kota Binjai tidak bisa dipandang sebelah mata karena pernah diikuti sejumlah atlet PON maupun atlet tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Panitia Bambang Suhendra menjelaskan bahwa Muharram Cup tahun ini menggunakan sistem beregu dan diikuti 12 tim dengan total 72 pemain. Masing-masing tim diperkuat enam pemain yang selama ini aktif berlatih di lapangan PB Kemenag Kota Binjai.

"Turnamen direncanakan berlangsung selama 12 hari. Seluruh peserta merupakan pemain yang pernah berlatih di lapangan PB Kemenag Kota Binjai," jelas Bambang.

Lebih dari sekadar memperebutkan gelar juara, Muharram Cup menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antaranggota. Semangat sportivitas yang dibangun melalui olahraga diharapkan terus terjaga seiring dengan datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. (BLt1)

Posting Komentar

0 Komentar