![]() |
| Puluhan peserta yang mengikuti turnamen Bulutangkis PB Kemenag Binjai, Jat (7/8/2026) malam. |
BINJAILANGKATTODAY.COM/BINJAI
Menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Persatuan Bulutangkis Kementerian Agama (PB Kemenag) Kota Binjai menggelar turnamen bulutangkis di Lapangan Gelora Bung Manan Kemenag Kota Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Jumat (7/8/2026) malam.
Turnamen yang berlangsung hingga 16 Agustus 2026 tersebut dibuka Pembina PB Kemenag Binjai, H. Jafar Siddiq yang akrab disapa Ustad Jefry. Sebanyak 80 peserta yang terbagi dalam delapan tim ikut ambil bagian dalam pertandingan beregu tersebut.
Ustad Jefry dalam sambutannya mengapresiasi panitia dan seluruh peserta yang telah mendukung pelaksanaan turnamen. Menurutnya, olahraga bulutangkis bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.
“Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta melahirkan bibit-bibit atlet bulutangkis yang berprestasi,” ujarnya.
Dikatakan, PB Kemenag Binjai berkomitmen mendukung pembinaan olahraga melalui kegiatan dan turnamen secara rutin. Kemajuan olahraga, katanya, membutuhkan dukungan dan partisipasi berbagai pihak.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Binaraga Sport yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Zulham S.Ag., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut selain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, juga bertujuan mempererat silaturahmi serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Binjai.
“Total ada 80 peserta dari berbagai latar belakang suku, agama, dan ras. Melalui olahraga ini kami ingin menumbuhkan rasa nasionalisme, mempererat persaudaraan, serta membangun kebersamaan di tengah keberagaman,” ujarnya.
Menurut Zulham, turnamen tersebut merupakan agenda rutin tahunan PB Kemenag Binjai dengan sistem pertandingan beregu. Delapan tim yang bertanding masing-masing diperkuat 10 pemain.
Selama sepuluh hari pelaksanaan, para peserta akan bersaing secara sportif memperebutkan gelar juara. Namun, lebih dari sekadar persaingan di lapangan, turnamen tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, kebersamaan dan semangat kebangsaan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai yang diwakili Kepala Tata Usaha H. Armaya Azmi, perwakilan PBSI Kota Binjai Romi, Sekretaris Panitia Ustadz H. Ibnu Jarot Jauhari, M.Pd., Panitia Eric Sukardi serta peserta dan tamu undangan. (Red)



0 Komentar