Jiji–Ronggur Masuk Radar Presidium KAHMI Binjai, Robby: Banyak Kader Potensial


BINJAILANGKATTODAY.COM/Binjai

Kader-kader terbaik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dinilai tidak pernah habis. Dari pemerintahan hingga legislatif, akademisi, aktivis, maupun dunia pendidikan, banyak alumni HMI yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mengabdikan diri melalui Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Binjai.

Di tengah semakin dekatnya pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KAHMI Binjai, potensi tersebut dinilai menjadi modal besar untuk melahirkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin dekat dengan masyarakat.

Hal itu disampaikan kader HMI yang kini menjabat Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Robby Effendi Hutagalung, saat dimintai tanggapannya mengenai Musda KAHMI Binjai, Kamis (3/9/2026).

Menurut Robby, perjalanan panjang HMI telah melahirkan kader-kader yang tersebar di berbagai bidang kehidupan. Mereka memiliki latar belakang, pengalaman dan kapasitas yang berbeda, namun dipersatukan oleh semangat pengabdian.

Karena itu, ia menilai KAHMI Binjai memiliki banyak figur yang layak diberi ruang untuk berkontribusi dalam kepengurusan, termasuk sebagai presidium.

“Banyak kader kita yang pas menjadi pengurus KAHMI Binjai. Dari semua segmen ada. Saya usulkan presidium. Lihat saja, dari pemerintahan ada Wakil Wali Kota Binjai, Zizi. Dari unsur legislatif ada Ronggur Simorangkir dan Azrai,” ujar Robby.

Menurutnya, dari kalangan akademisi terdapat Agus Purwanto dan Agustyanto. Sementara dari unsur aktivis muda terdapat Leriadi dan Novrizal. Adapun dari kalangan pendidik antara lain Syamsul Agus dan Rizal Fahlevi.

Namun, nama-nama tersebut, ditegaskan Robby, hanyalah sebagian kecil dari potensi kader yang dimiliki keluarga besar HMI di Binjai.

“Banyak lagi kalau saya sebut semua di sini. KAHMI tidak pernah kehabisan stok kader,” tegasnya.

Bukan Sekadar Berebut Kursi

Meski menyebut sejumlah nama, Robby menegaskan dirinya tidak bermaksud mencampuri proses Musda maupun menentukan siapa yang paling layak menduduki kepengurusan.

Ia menyampaikan pandangan tersebut karena dimintai tanggapan mengenai pelaksanaan Musda KAHMI Binjai.

 “Ini karena kalian tanya-tanya saja. KAHMI tidak pernah kehabisan kader. Banyak,” ujarnya.

Bagi Robby, Musda seharusnya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian pengurus atau momentum untuk menentukan siapa yang menduduki sebuah posisi.

Lebih dari itu, Musda harus menjadi ruang untuk kembali memperkuat tali persaudaraan, menyatukan langkah dan menghidupkan kembali semangat pengabdian para alumni HMI.

Sebab, pada akhirnya, organisasi bukan hanya tentang siapa yang duduk di dalam struktur, tetapi tentang apa yang bisa diberikan kepada masyarakat setelah seseorang mendapatkan amanah.

Konsolidasi Total untuk Binjai

Robby berharap banyaknya kader potensial tersebut menjadi kekuatan bagi KAHMI Binjai untuk melakukan konsolidasi secara menyeluruh.

Menurutnya, semangat ber-KAHMI harus mampu melampaui kepentingan kelompok maupun jabatan. Para alumni HMI diharapkan dapat terus menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ya, kita berkahmi ini untuk menebar kebaikan dan kebermanfaatan untuk umat dan untuk semua,” katanya.

Ia berharap Musda KAHMI Binjai mampu melahirkan energi baru. Bukan hanya menghasilkan susunan kepengurusan, tetapi juga memperkuat persatuan alumni serta meningkatkan kontribusi KAHMI dalam pembangunan.

Perbedaan pilihan, menurutnya, hendaknya tidak menjadi alasan untuk merenggangkan persaudaraan. Sebab setelah Musda selesai, seluruh kader dan alumni tetap berada dalam satu rumah besar yang sama.

Robby pun mengajak seluruh elemen KAHMI mengedepankan kebersamaan dan menjaga soliditas organisasi.

“Saya berdoa semoga semua berjalan baik dan lancar. Konsolidasi total untuk sumbangsih kemajuan Binjai, Sumut serta nasional,” pungkasnya.(Red)

Musda boleh melahirkan pemimpin baru, tetapi persaudaraan jangan sampai melahirkan jarak baru. Sebab sebesar apa pun sebuah organisasi, kekuatannya tetap terletak pada kader-kader yang bersedia berjalan bersama dan mengabdikan ilmunya untuk kemaslahatan umat dan masyarakat.(Red)

Posting Komentar

0 Komentar