Perkuat Pengabdian, IDI Binjai Dorong Dokter Berperan Tangani Stunting, TB dan HIV/AIDS


BINJAILANGKATTIDAY.COM/Binjai

Profesi dokter tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis kepada pasien, tetapi juga diharapkan semakin hadir dalam berbagai persoalan kesehatan dan kehidupan sosial masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu perhatian Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Binjai dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Binjai.

Ketua IDI Cabang Binjai, dr. Sugianto, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) IDI Kota Binjai 2026 yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Binjai, Jalan Bejomuna, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Sugianto, dokter memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Karena itu, anggota IDI diharapkan tidak hanya fokus pada pelayanan medis di fasilitas kesehatan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam berbagai program kesehatan masyarakat.

Sejumlah persoalan kesehatan yang dinilai membutuhkan perhatian bersama antara lain penanganan stunting, penurunan angka tuberkulosis (TB), serta penanganan HIV/AIDS.

“Peran dokter tidak hanya sebatas memberikan pelayanan medis, tetapi juga perlu hadir dalam berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Selain itu, anggota IDI juga harus hadir dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Sugianto.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan bencana.

Sugianto mencontohkan keterlibatan dokter dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, termasuk korban banjir. Dalam kondisi seperti itu, kehadiran tenaga medis bukan hanya dibutuhkan untuk memberikan pengobatan, tetapi juga membantu memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan yang diperlukan.

Menurutnya, pengabdian tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab profesi sekaligus bentuk kepedulian dokter terhadap kondisi masyarakat.

Sementara itu, Rakercab IDI Kota Binjai 2026 menjadi momentum bagi organisasi untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah dan program kerja ke depan.

Program kerja yang disusun diharapkan tidak hanya memperkuat profesionalisme anggota, tetapi juga mampu menjawab berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat di Kota Binjai.

Sugianto berharap seluruh anggota IDI Kota Binjai semakin solid dalam menjalankan organisasi serta terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

“Semoga anggota IDI Kota Binjai semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ucapnya.

Melalui Rakercab tersebut, IDI Kota Binjai juga berupaya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Binjai, Dinas Kesehatan serta berbagai pihak terkait. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan kesehatan masyarakat dapat ditangani secara lebih terpadu.

Dengan semangat profesionalisme dan pengabdian, IDI Kota Binjai mendorong para dokter untuk tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan medis, tetapi juga mengambil bagian dalam upaya pencegahan penyakit, peningkatan kesadaran kesehatan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.(Blt1) y

Posting Komentar

0 Komentar