BLT.COM, BINJAI, SUMUT | Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai, Dr. Harimin Tarigan, S.SIT., S.IP., M.M., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 1447 Hijriah secara virtual di Aula Anindya Polres Binjai, Senin (02/03/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Lodewijk F. Paulus. Kegiatan ini bertujuan untuk menyinkronkan strategi pengamanan antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan arus mudik serta perayaan Lebaran 1447 Hijriah berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Dalam pemaparannya, Wamenko Polkam menyampaikan lima poin penekanan Presiden RI kepada jajaran TNI-Polri dan para pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada tahun 2026. Lima poin tersebut meliputi : menjadi simbol eksistensi perlindungan dan pelayanan negara; mengedepankan kepemimpinan berbasis keteladanan; menjaga amanah rakyat dengan dedikasi tinggi; mengelola anggaran secara efektif demi pembangunan pelayanan profesional; serta melakukan transformasi pelayanan dengan prinsip “Jangan sakiti rakyat, layani secara profesional.”
Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi menjelang 1 Syawal 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Secara nasional, Polri akan mendirikan 2.746 posko yang terdiri atas Pos Pengamanan (PAM), Pos Pelayanan (YAN), dan Pos Terpadu.
Dalam arahannya, Lodewijk F. Paulus menekankan bahwa Operasi Ketupat tahun ini harus mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, namun tetap tegas dalam penegakan aturan lalu lintas serta protokol keamanan nasional.
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain pentingnya sinergi antar lembaga. Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, dan Pemerintah daerah diinstruksikan untuk menghilangkan ego sektoral demi kelancaran arus mudik dan arus balik. Selain itu, manajemen arus lalu lintas harus dioptimalkan melalui pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan pemantauan secara real time di titik-titik rawan kemacetan serta pelabuhan penyeberangan.
Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat menjelang Lebaran. Di sisi lain, kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di area publik maupun permukiman yang ditinggalkan pemudik harus terus ditingkatkan.
“Operasi Ketupat bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ini adalah ujian bagi negara untuk hadir memberikan rasa aman bagi jutaan rakyat yang akan pulang kampung. Saya meminta seluruh jajaran untuk mematangkan manajemen risiko, terutama di jalur-jalur krusial,” ujar Lodewijk.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan amanah khusus kepada seluruh personel gabungan yang akan bertugas. Ia menegaskan bahwa indikator keberhasilan operasi tahun ini adalah “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
“Saya instruksikan kepada seluruh personel di lapangan agar menjadikan tugas ini sebagai ladang ibadah. Berikan pelayanan yang melampaui ekspektasi masyarakat. Jangan hanya sekadar menjaga lalu lintas, tetapi pastikan setiap pemudik merasa terlindungi. Tindak tegas setiap bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan, namun tetaplah tersenyum dan santun dalam melayani,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. Nst., S.H., M.H., Kasi Pidum Disman Gurning, S.H., M.H., Kasdim 0203 Langkat Mayor Arh. H.E. Sihombing, Kepala Dinas Pariwisata Kota Binjai Zulfan, S.T., M.M., Kabid Satpol PP Binjai Wira Gunawan, Kabid Rekayasa Lalu Lintas dan Sarpras Langkat M. Dedy Hafiz, perwakilan Organda Sukiman, Ketua KPUB Dedi Yudha, Polsuska Hizri Lubis, perwakilan BPBD Binjai Aldy Rahmadi, serta para Pejabat Utama Polres Binjai. (IPR__RED)
Keterangan Foto : Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 1447 Hijriah secara virtual di Aula Anindya Polres Binjai, Senin (02/03/2026). (Dok : Diskominfo Binjai)



0 Komentar