
Tolak Diberi Gratis, Bobby Nasution Bayar Parcel UMKM di Acara KAHMI Sumut, Bentuk Dukungan bagi Pelaku Usaha
BINJAILANGKATTODAY.COM
Di tengah kemeriahan pelantikan Pengurus Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Utara, Sabtu (25/7/2026), terselip sebuah peristiwa sederhana yang meninggalkan kesan mendalam. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memilih memberikan makna lebih pada dukungannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM): ia menolak menerima produk UMKM secara cuma-cuma dan memutuskan membayarnya.
Parcel berisi aneka produk unggulan UMKM itu awalnya diserahkan Ketua Bidang UMKM dan Koperasi KAHMI Sumut, Serasi Malem Sitepu, sebagai cenderamata kepada Gubernur. Namun, begitu mengetahui seluruh isi parcel merupakan hasil karya pelaku UMKM binaan Koperasi "Yakin Usaha Sampai", Bobby menolak menerimanya sebagai hadiah.
Tanpa banyak kata, ia memilih membeli seluruh produk tersebut. Sebuah keputusan yang mungkin tampak sederhana, tetapi bagi para pelaku UMKM, tindakan itu menjadi bentuk penghargaan yang nilainya jauh lebih besar daripada sekadar nilai transaksi.
Suasana pun berubah haru. Para pengurus KAHMI dan pelaku UMKM yang hadir memberikan apresiasi atas sikap Bobby. Mereka menilai dukungan kepada UMKM tidak selalu diwujudkan melalui pidato atau seremoni, melainkan lewat tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi para pelaku usaha.
"Ini menjadi penyemangat bagi pelaku UMKM. Beliau tidak ingin menerima produk UMKM secara gratis, tetapi memilih membelinya sebagai bentuk penghargaan terhadap hasil kerja para pelaku usaha," kata Serasi Malem Sitepu, Minggu (26/7/2026).
Menurut Serasi, setiap produk UMKM lahir dari perjuangan, kerja keras, dan harapan keluarga yang menggantungkan hidup dari usaha kecil. Karena itu, ketika hasil karya mereka dihargai dengan cara dibeli, para pelaku usaha tidak hanya memperoleh nilai ekonomi, tetapi juga kepercayaan diri untuk terus berkembang.
Semangat itulah yang kini terus dibangun KAHMI Sumut melalui Koperasi "Yakin Usaha Sampai". Pembinaan UMKM diperkuat melalui pendataan digital berbasis klaster usaha, penyempurnaan e-katalog, hingga perluasan akses promosi agar produk-produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Serasi optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, KAHMI, koperasi, dan para pelaku usaha, produk-produk UMKM Sumatera Utara akan mampu menembus pasar nasional bahkan pasar internasional.
Komitmen tersebut sejalan dengan pesan Gubernur Bobby Nasution yang menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
Di balik sebuah parcel sederhana, tersimpan pesan yang begitu kuat: menghargai karya anak bangsa tidak selalu membutuhkan langkah besar. Terkadang, memilih membeli daripada menerima secara gratis adalah bentuk penghormatan paling tulus kepada mereka yang berjuang membangun ekonomi dari usaha kecil. Sikap sederhana itu menjadi harapan baru bahwa ketika karya dihargai, semangat untuk terus berkarya pun akan tumbuh semakin besar.(BLt1)
0 Komentar