BINJAILANGKATTODAY.COM | Peresmian Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI) yang digagas oleh Pengurus Wilayah MES Sumatera Utara, berlangsung di Jalan Letjen Umar Baki, Lingkungan VIII, Kelurahan Suka Ramai, Kota Binjai, Jum'at (31/7).
Peresmian ROKI menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui usaha pengolahan kedelai yang produktif, bernilai tambah, serta mampu memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan.
Pemerintah Kota Binjai berharap keberadaan ROKI menjadi wadah pembinaan bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mendorong tumbuhnya UMKM yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan paket bantuan kepada 30 anak stunting dan anak berkebutuhan khusus, serta 30 anak penerima manfaat Program Aksi Baik sebagai bentuk kepedulian sosial dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti S.H., menyampaikan apresiasi kepada Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara atas inisiatif menghadirkan Rumah Olahan Kedelai sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan industri pangan berbasis potensi lokal.
Tiorita berharap ROKI tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga menjadi pusat pembinaan dan peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sehingga mampu menghasilkan berbagai produk olahan kedelai yang berkualitas, memiliki daya saing, dan memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
"Melalui pengembangan usaha berbasis kedelai, masyarakat memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru. Ini merupakan langkah positif dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua MES Sumatera Utara, Dr. H. Musa Rajeksah, menegaskan bahwa pembangunan Rumah Olahan Kedelai merupakan bagian dari komitmen MES dalam memperkuat ekonomi umat melalui pengembangan sektor riil.
Menurutnya, komoditas kedelai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan, ROKI akan difungsikan sebagai pusat inovasi, edukasi, dan pelatihan bagi masyarakat dalam mengolah kedelai menjadi berbagai produk unggulan, seperti tempe, tahu, susu kedelai, serta aneka produk turunan lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Melalui kehadiran Rumah Olahan Kedelai (ROKI), diharapkan sinergi antara Pemerintah Daerah, Organisasi Masyarakat, dan para pelaku usaha dapat terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan daya saing UMKM, serta menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan di Sumatera Utara, termasuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Turut hadir Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Binjai, Drs. Hamdani Hasibuan, Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sri Bana Br. Perangin-angin, S.H., Camat Binjai Barat Romi Surya Dharma Damanik, S.STP., M.Si., Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Iman Gunadi, Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara Prof. Dr. H. Syahrul Azhari, M.A., Ketua dan jajaran Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara, Ketua MES Kota Binjai, Lurah Suka Ramai, perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI), serta para pelaku UMKM dan penggiat Rumah Olahan Kedelai Indonesia. (RED)
Keterangan Foto : Ketua MES Sumatera Utara, Dr. H. Musa Rajeksah meresmikan Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI) di Jalan Letjen Umar Baki, Lingkungan VIII, Kelurahan Suka Ramai, Kota Binjai. (Dok : Diskominfo)
0 Komentar