BINJAILANGKATTODAY.COM || Pemerintah Kabupaten Langkat mengajak masyarakat meneladani perjuangan dan menghidupkan warisan keilmuan Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP., saat menghadiri peringatan Haul ke-103 Tuan Guru Babussalam di Desa Babussalam Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Minggu (1/11), mewakili Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H.
Peringatan haul berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan keteladanan ulama besar yang memiliki peran penting dalam perkembangan dakwah Islam, khususnya di Sumatera Utara dan Nusantara.
Dalam kesempatan tersebut, Amril menyampaikan bahwa peringatan haul tidak sekadar menjadi agenda tahunan untuk mengenang sosok ulama, tetapi juga momentum untuk mengamalkan nilai-nilai luhur yang diwariskannya.
“Mari kita jadikan keteladanan Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan sebagai inspirasi untuk memperkuat keimanan, memperluas ilmu, dan mempererat persaudaraan. Warisan ilmu agama yang telah beliau tinggalkan harus terus kita rawat dan hidupkan melalui manfaat nyata dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan Besilam Babussalam sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ajaran Islam merupakan bagian penting dari identitas religius Kabupaten Langkat.
Karena itu, nilai-nilai keagamaan, tradisi keilmuan, dan warisan spiritual yang tumbuh di kawasan tersebut perlu terus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh elemen masyarakat.
Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan dikenal sebagai ulama besar, ahli fikih, sufi, sekaligus pemimpin Tarekat Naqsyabandiyah yang berpengaruh pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20.
Beliau lahir di Kampung Danau Runda, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada 19 Rabiul Akhir 1230 Hijriah atau 28 September 1811. Dalam perjalanan dakwahnya, beliau mendirikan dan mengembangkan Babussalam di Langkat sebagai pusat zikir, ibadah, pendidikan, serta pengembangan ajaran Tarekat Naqsyabandiyah.
Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan wafat di Babussalam pada Jumat, 21 Jumadil Awal 1345 Hijriah atau 27 Desember 1926, dalam usia sekitar 115 tahun. Tanggal tersebut kemudian diperingati setiap tahun sebagai momentum untuk mengenang wafatnya Tuan Guru pertama sekaligus menghormati jasa dan perjuangannya dalam menyebarkan ajaran Islam.
Babussalam, yang juga dikenal sebagai Besilam dan bermakna Gerbang Kedamaian, hingga kini tetap menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan, zikir, dan pendidikan Islam di Kabupaten Langkat. Kawasan ini menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah untuk berziarah, menimba ilmu, serta mengikuti kegiatan keagamaan.
Melalui peringatan Haul ke-103 ini, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, keilmuan, dan perjuangan Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan terus diwariskan kepada generasi penerus.
Selain menjaga tradisi keagamaan, momentum ini diharapkan semakin memperkuat persaudaraan dan meneguhkan identitas Langkat sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai religiusitas dan kedamaian.
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Langkat, Rudi Kinandung, Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Alam, Sosial dan Kemasyarakatan, Syahrizal, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Faisal Badawi.
Hadir juga Kepala Dinas Sosial, Taufik Rieza, Kepala Pelaksana BPBD, Anshari, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Suhaimi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Nawawi, Camat Padang Tualang, Muhammad Izwanda, Kapolres Langkat, Hannry P.H. Tambunan, Ketua MUI Kabupaten Langkat, Zulkifli Ahmad Dian, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat, Ainul Aswad, serta tokoh agama, para Tuan Guru, jamaah, dan masyarakat. (RED)
Keterangan Foto : Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP., saat menghadiri peringatan Haul ke-103 Tuan Guru Babussalam di Desa Babussalam Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. (dok : Diskominfo Langkat)
0 Komentar