![]() |
| Teks Foto : Mobil Truk Colt Diesel bermuatan Kayu gelondongan diduga hasil ilegal logging yang berhasil diamankan. |
BINJAILANGKATTODAY.COM | Tim gabungan dari Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan bersama dengan Satgas Intelstrat BAIS TNI berhasil mengamankan 2 (dua) unit Mobil Truk Colt Diesel bermuatan Kayu Gelondongan yang diduga hasil Ilegal Loging di Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Jum'at (12/6).
Operasi penangkapan ini melibatkan Tim Gabungan dari Deninteldam I/BB beserta Satgas Intelstrat BAIS TNI yang dipimpin langsung oleh Kapten Arh Riyanto (Danki E Deninteldam I/BB).
Penangkapan dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat yang mendeteksi aktivitas 2 (dua) Unit Mobil Colt Diesel warna kuning dengan Nomor Polisi BL 8551 HE dan BK 8420 FO yang sering melintas di wilayah Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.
Berdasarkan informasi tersebut, Tim Gabungan melaksanakan Penyelidikan dan pengintaian di lapangan, dan dari hasil pengintaian di temukan 2 unit mobil Colt Diesel yang diduga membawa kayu gelondongan hasil Ilegal loging tersebut sedang melintas di Desa Lae Hole menuju Kecamatan Kabanjahe.
Setelah melakukan pengintaian, sekitar Pukul 01.20 WIB, Tim memberhentikan kedua mobil tersebut dan menanyakan kepada supir isi dari muatan truk tersebut, dan upir menjawab bahwa isi dari muatan truk tersebut adalah kayu gelondongan.
Setelah itu Tim melakukan pemeriksaan di dalam truk dan ditemukan kayu gelodongon sebanyak ± 30 batang dengan ukuran ± 4,8 meter, adapun informasi yang didapat dari supir truk bahwa pemilik dari kayu gelondongan tersebut berinisial S.T yang tinggal di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.
Setelah dilakukan pemeriksaan Tim berangkat dari lokasi penangkapan menuju Mapoldasu, Jalan Sisingamangaraja No.60, Timbang Deli, Kota Medan, dengan membawa Supir beserta barang buktinya.
Sesampainya di Mapoldasu, Tim Gabungan menyerahkan 2 (dua) orang supir beserta barang bukti ke Kantor Ditreskrimsus Poldasu, Jalan Sisingamangaraja No.60, Timbang Deli, Kota Medan, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (RED)

0 Komentar