BINJAILANGKATTODAY.COM/BINJAI
Sebagai salah satu Rumah Sakit Umum yang ada di Kota Binjai, OG Hospital terus berbenah untuk memenuhi mutu pelayanan kesehatan dan berkomitmen memberikan pelayanan tanpa mengabaikan keselamatan pasien.
Seperti yang terlihat pada Senin (20/7). OG Hospital yang merupakan Rumah Sakit tipe C dan sudah memiliki ratusan tempat tidur (Bed) serta sudah mengantongi Sertifikat KARS, bersama StemLab Medica Regenerative Clinic yang merupakan unit layanan terapi sel dibawah manajemen OG Hospital, menggelar kegiatan ilmiah dengan tema "Evidence-Based Medicine Meets Regenerative Medicine".
Kegiatan yang digelar di OG Hospital, Jalan Olahraga No. 01 Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, menghadirkan sejumlah narasumber, serta diikuti oleh seluruh dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit tersebut.
Dalam seminar ilmiah tersebut, para peserta juga mendapatkan wawasan terbaru, diantaranya peran beta blocker dalam tata laksana hipertensi berdasarkan evidence terkini, serta potensi dan perkembangan regenerative medicine sebagai harapan baru dalam penanganan pasien stroke.
Apresiasi pun diberikan oleh Owner OG Hospital, dr. Lesmana Syahrir, Sp.A, M.Kes. Menurutnya, acara ini dapat menjadi wadah untuk berbagi ilmu, berdiskusi, serta memperkuat kolaborasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis bukti ilmiah.
"Sebagai Rumah Sakit Umum, OG Hospital selalu memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan serta perawatan tanpa mengabaikan keselamatan pasien," tutur dr. Lesmana Syahrir.
Adapun Evidence-Based Medicine Meets Regenerative Medicine menurut dokter yang akrab dengan awak media ini, merupakan sebuah pendekatan klinis yang memadukan inovasi kedokteran regenerative, seperti terapi Sel, dengan prinsip kedokteran berbasis bukti (EBM).
Diakui dr. Lesmana Syahrir, digelarnya seminar ilmiah bersama StemLab Medica Regenerative Clinic, sebab OG Hospital telah menjalin Perjanjian Kerjasama Manajemen dengan RSPAD Gatot Soebroto Puskesad dalam rangka pengampuan penelitian berbasis pelayanan Terapi Sel dan/atau Sel Punca.
"Benar, kerjasama tersebut merupakan bagian dari pembentukan jaringan kerja yang bertujuan mendukung pelaksanaan program pendidikan, pelatihan, penelitian, serta pelayanan Terapi Sel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia," ucapnya.
Pengembangan Terapi Sel dikatakan dr. Lesmana Syahrir, bukan semata tentang inovasi, tetapi juga tentang tanggung jawab profesional dalam menjaga keselamatan pasien dan integritas praktik medis.
"Disini kami dari OG Hospital berkomitmen memastikan setiap layanan Terapi Sel dilakukan berdasarkan indikasi medis yang jelas, prinsip evidence-based medicine (EBM), serta standar keselamatan pasien yang ketat," tegas dr. Lesmana.
Sebagai Rumah Sakit yang juga melayani peserta BPJS Kesehatan, OG Hospital meyakini bahwa pengembangan Terapi Sel harus dilakukan secara bertahap, sistematis, dan selaras dengan regulasi nasional. Oleh karena itu, keselamatan pasien, transparansi informasi, serta pemantauan efek samping menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan medis yang dilakukan.
Diakhir ucapannya, dr. Lesmana Syahrir mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seminar ilmiah tersebut.
"Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal dalam praktik klinis sehari-hari," tutup dr. Lesmana Syahrir. (Lok)

0 Komentar