BLT.COM, BINJAI, SUMUT | Kepengurusan Federasi Karate Indonesia (FORKI) kota Binjai yang sudah fakum selama 16 bulan, saat ini menjadi perhatian serius bagi insan Karate. Oleh sebab itu, beberapa waktu lalu mereka mengunjungi kantor KONI Binjai yang beralamat di jalan Jambi, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, untuk meminta arahan dari Ketua Arfat agar segera melaksanakan musyawarah.
Dengan gerak cepat, ketua KONI Binjai berkordinasi dengan Pengprov Forki Sumut, dengan hasil Ketua KONI Binjai dipercaya menjadi Caretaker dalam pelaksanaan musyawarah untuk pemilihan Ketua Forki kota Binjai.
Kepada Awak Media, Ketua KONI Binjai Arfat mengatakan, bahwa setelah SK Caretaker di terima, Ia langsung menyusun kepengurusan panitia penjaringan dan penyaringan yang diisi oleh beberapa orang pengurus KONI Binjai dan juga dari insan karate.
"Melalui SKEP-01/KONI-KB/IV/2026 Tentang Tim penjaringan dan penyaringan calon ketua Forki kota Binjai periode 2026-2030. Ketua KONI Binjai mempercayakan Zulhamdi sebagai Ketua Caretaker, Rahmat sembiring sebagai Sekretaris, dan sebagai Anggota Andi lala Sitorus, Khairul Azman, serta Suyetno," terang Arfat kepada Wartawan, Rabu (15/04/2026).
Karena sesuai arahan dari Pengprov Forki Sumut, agar secepatnya melaksanakan muskot cabor Forki, mengingat banyaknya program kerja Forki Binjai yang tertunda dikarenakan kepengurusan yang tidak aktif lebih dari satu tahun.
"Setelah melakukan rapat internal dengan Tim penjaringan dan penyaringan pada hari Selasa (14/04/2026) di ruang rapat KONI Binjai, maka pada hari Rabu (15 April 2026) pukul 14.00 WIB, dibukalah pendaftaran untuk calon Ketua Forki kota Binjai periode 2026-2030, dan akan ditutup pada hari Sabtu (18 April 2026) pukul 23.00 WIB," ujar Arfat.
Lebih lanjut, sambung Arfat, beberapa persyaratan calon ketua Forki kota Binjai adalah sebagai berikut :
1. Warga negara Republik Indonesia yang Berkedudukan di kota Binjai,
2. Bakal calon Ketua minimal harus mendapat 5 surat dukungan yang ditanda-tangani di atas materai oleh Ketua Umum perguruan karate yang ada di kota Binjai (memiliki SK sah aktip dari provinsi Sumatera Utara),
3. Berusia minimal 40 tahun,
4. Menyerahkan surat pernyataan bersedia menjadi Ketua yang ditanda-tangani di atas Materai, dan
5. Sanggup menyerahkan uang senilai Rp.5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) kepada panitia penjaringan dan penyaringan untuk kegiatan musyawarah Forki kota Binjai.
"Siapapun berhak untuk mencalonkan diri menjadi Ketua Forki kota Binjai, dan kita akan menunggu bakal calon Ketua untuk mendaftarkan diri dengan melengkapi persyaratan yang telah di tentukan. Musyawarah Kota (Muskot) Forki Binjai akan kita laksanakan pada hari Minggu (19 April 2026) pada pukul 13.30 WIB, sampai dengan selesai," pungkas Ketua KONI. (IPR__RED)
Keterangan Foto : Panitia Caretaker penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Forki Binjai periode 2026-2030 secara resmi membuka pendaftaran, Rabu (15/04/2026) siang.


0 Komentar