DPC IWAPI Gelar Melayu Fest 2026, Kadis Pariwisata Binjai : Wadah Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Perempuan


BLT.COM, BINJAI
Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Dinas Pariwisata Kota Binjai, Zulfan, S.T., M.M., membuka kegiatan Melayu Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kota Binjai. Kegiatan yang mengusung tema “Pesona Budaya Melayu, Menguatkan Peran Perempuan, Memajukan Kota Binjai” tersebut digelar di Pendopo Umar Baki Binjai, jalan Veteran, Tangsi, Binjai Kota, Kamis (4/6).

Dalam sambutannya, Zulfan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPC IWAPI Kota Binjai atas inisiatif dan kerja keras dalam menyelenggarakan festival tersebut. Menurutnya, IWAPI merupakan salah satu motor penggerak ekonomi perempuan yang berperan penting dalam memajukan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

“Festival ini menjadi wadah yang sangat penting untuk menjaga, merawat, dan mempromosikan warisan serta identitas budaya Melayu di tengah arus modernisasi. Dengan demikian, nilai-nilai luhur budaya tetap melekat dan diwariskan kepada masyarakat,” ujar Zulfan.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Binjai dalam mendorong perempuan pengusaha untuk terus berinovasi dan berani bersaing di berbagai sektor usaha. Menurutnya, Melayu Fest dapat menjadi sarana strategis bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM Kota Binjai semakin berkembang dan mampu meningkatkan daya saingnya,” katanya.




Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Kota Binjai, Rini Riswan, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, serta pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut Rini, Melayu Fest 2026 bukan sekadar perayaan seni dan budaya, melainkan juga ruang apresiasi untuk melestarikan warisan leluhur sekaligus momentum strategis dalam memperkuat peran perempuan di dunia usaha.

“Sebagai perempuan pengusaha, kita dituntut tidak hanya menjadi tulang punggung keluarga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perempuan Batak, Melayu, dan seluruh elemen masyarakat di Kota Binjai mampu menjadi pribadi yang berdaya, mandiri, dan tangguh,” ujarnya.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan Melayu Fest 2026, di antaranya talkshow kesehatan mental, pemeriksaan kesehatan gratis, perlombaan kuliner khas Melayu seperti Kue Rasidah dan Bubur Pedas, serta pameran dan pemberdayaan UMKM.

Rini berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pendorong bagi UMKM lokal untuk naik kelas sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga kearifan lokal.

“Mari kita jadikan budaya Melayu sebagai identitas yang membanggakan dan mampu menginspirasi kemajuan Kota Binjai,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Ketua DPD IWAPI Sumatera Utara Ir. Hj. Purnama Dewi, M.M., Kodim 0203/Langkat Kapten Inf. Eben Ejer Pakpahan, perwakilan Kapolres Binjai Kabag Perencanaan Polres Binjai Kompol Arnawati, S.H., M.H., Staf Ahli II TP PKK Kota Binjai Ny. Fipia Chairin F. Simanjuntak, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (RED)




Keterangan Foto : DPC IWAPI kota Binjai menggelar kegiatan Melayu Fest 2026 yang mengusung tema “Pesona Budaya Melayu, Menguatkan Peran Perempuan, Memajukan Kota Binjai” berlangsung di Pendopo Umar Baki Binjai, jalan Veteran, Tangsi, Binjai Kota, Kamis (4/6). (Dok : Diskominfo Binjai)

Posting Komentar

0 Komentar