Listrik Sudah Menyala, Tapi Mengapa Air Belum Hidup Juga...?

Teks Foto : Gambar ilustrasi Air yang tidak mengalir kepada masyarakat. (Dok : ist)

BLT.COM, BINJAI, SUMUT
| Setelah mengalami blackout hampir 24 jam, akhirnya pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menghidupkan arus listrik kepada masyarakat agar dapat digunakan sebagaimana mestinya. Dan senyum sumringah masyarakat kota Binjai tampak ketika arus listrik telah mengalir kembali ke tempat tinggalnya masing-masing.

Namun, pasti ada saja hikmah yang terjadi di setiap musibah, karena setelah beberapa jam arus listrik hidup kembali, akan tetapi mengapa air PDAM belum juga mengalir ke rumah-rumah masyarakat kota Binjai. Ada apa..?

Setelah mencoba mencari tau alasan dan penyebab belum juga mengalirnya air kepada masyarakat dari Perusahaan BUMD kota Binjai tersebut, pihak Awak Media ini mencoba mengkonfirmasi Dirut Perumda Tirta Sari kota Binjai Azhari S.T.

"Perihal mengapa Air belum juga mengalir kepada masyarakat, dikarenakan Voltase dari PLN tidak cukup untuk menghidupi pompa produksi milik Perumda Tirta Sari," ujar Azhari kepada Awak Media, Sabtu (23/5) malam. 

Lebih lanjut, kami juga sudah mengkonfirmasi kepada pihak UP3 PLN Binjai, namun tegangan yang saat ini hanya untuk masyarakat biasa, sekitar 220 volt (1 fasa), sementara tegangan untuk mesin pompa produksi Perumda Tirta Sari kota Binjai harus minimal 380 volt (3 fasa).

"Jadi sampai dengan saat ini, Perumda Tirta Sari memang belum bisa produksi dan mendistribusikan air dari IPA Marcapada. Saya juga sudah minta surat resmi dari pihak PLN, namun mereka tidak sanggup memenuhi tegangan seperti semula ke 380 volt, alasannya mereka tidak berani dan menunggu perintah Manager," tegas Azhari.




Sementara itu perwakilan pihak UP3 PLN Binjai, Arwadi ketika dikonfirmasi perihal mengapa tidak berani  memenuhi daya seperti semula (380 Volt) menjawab singkat, selamat malam, izin bang Awak teruskan ke teman-teman ya.

"Info dari teman-teman tegangan di lokasi cukup bang, jadi harusnya sudah bisa beroperasi mesin produksi Perumda Tirta Sari," jelasnya kepada Wartawan, Sabtu (23/5) sekitar pukul 23.46 WIB.

Kepada masyarakat kota Binjai yang sangat membutuhkan air dimohonkan untuk bersabar, semoga pihak PLN dapat memaksimalkan kerja dalam memperbaiki masalah ini. Kita do'akan saja agar situasi kembali normal seperti semula, dan hikmah dari musibah ini kita diberikan rezeki oleh Sang Pencipta dengan menurunkan hujan yang cukup deras. Ayo kita tampung air hujan tersebut, agar dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari. (IPR__RED)

Posting Komentar

0 Komentar